Pergerakan Nasional


A.Pengertian
            
            Pergerakan Nasional adalah suatu bentuk perlawanan terhadap kaum penjajah yang tidak dilaksanakan dengan kekuatan bersenjata, tetapi menggunakan organisasi yang bergerak di bidak sosial, budaya, ekonomi, dan politik.Dalam sejarah perjuangan bangsa, pergerakan nasional identik dengan kebangkitan nasional.
            
            Pergerakan nasional bisa juga dikatakan perjuangan bangsa Indonesia melawan kolonialisme dan Imperialisme yang dilalui dengan mendirikan organisasi-organisasi yang bersifat nasional dan tidak terikat lagi dengan perjuangan fisik dan berbau kedaerahan maupun agama.

B.Latar belakang munculnya pergerakan Nasional
·       
                        Faktor Internal:
1.Adanya penjajahan yang mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan, yang membuat bangsa Indonesia bertekad untuk melawannya
2.Adanya rasa senasib-sepenanggungan di bawah cengkraman penjajah,sehingga membuat berbagai daerah bersatu untuk segera membentuk suatu negara
3.Adanya kenangan pada kejayaan pada masa lampau,seperti kejayaan pada masa kerajaan sriwijaya dan majapahit
4.Adanya rasa kesadaran nasional, yang menyebabkan kehendak untuk memiliki tanah air dan hak menentukan nasib sendiri
5.Munculnya kaum intelektual yang kemudian menjadi pemimpin dalam pergerakan nasional
·       
                        Faktor Eksternal:
1.Kemenangan Jepang dalam melawan Rusia pada 1905, yang menyadarkan dan membangkitkan semangat bangsa-bangsa Asia untuk melawan bangsa-bangsa barat
2.Adanya gerakan turki muda di Turki
3.Adanya All Indian Nation Congress 1885 dan Gandhiisme di India
4.Adanya paham-paham baru di Eropa dan Amerika yang masuk ke Indonesia,seperti        liberalism, Demokrasi,dan nasionalisme yang mempercepat timbulnya nasionalisme di Indonesia

C.Tokoh-Tokoh Pergerakan Nasional



Dr.Sutomo adalah pendiri Budi Utomo yang dimana selalu diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Pada 20 Mei 1908 beliau bersama rekan-rekan lulusan STOVIA mendirikan Budi Utomo, sebuah organisasi yang membuat Indonesia menghadapi suatu zaman yaitu pergerakan nasional. Organisasi Budi Utomo merangsang rakyat Indonesia agar lepas dari kehidupan terjajah dan menuju kemerdekaan.





 Raden Ajeng Kartini mendirikan sekolah untuk wanita pribumi Pada tahun 1904 Kartini meninggal dunia. Kumpulan surat-suratnya disusun dalam sebuah buku yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

            




Ahmad Dahlan adalah tokoh pergerakan nasional yang lama belajar pengetahuan Agama di Mekkah. Beliau mendirikan Muhammadiyah pada tanggal 18 November 1912 di Yogyakarta. Tujuan Muhammadiyah adalah mengajarkan Agama Islam dengan Al-Qur’an dan Hadist.






 KI Hajar Dewantara merupakan tokoh yang terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Ia mendirikan perguruan Taman Siswa yang memberikan kesempatan kepada kaum pribumi untuk mengecap indahnya bangku pendidikan. Selain itu beliau juga turut serta dalam pendirian Budi Utomo.





Ernes Francois Eugene Douwes Dekker mendirikan Nationale Indische Partij pada tahun 1912 yang merupakan sebuah partai politik.National Indische Partij pun aktif dalam berbagai organisasi internasional, seperti Liga Penentang Imperialisme dan Penindasan, serta Liga Demokrasi Internasional untuk menarik perhatian dunia internasional. Ia mencurahkan pikiran dan tenaganya demi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.




Dr.Cipto Mangunkusumo bersama dengan Ki Hajar Dewantara dan Douwes Dekker, beliau mendirikan partai politik Nationale Indische Partij.Beliau merupakan seorang dokter. Namun karena beberapa tulisannya dalam De Express yang cenderung mengkritik kekejaman pemerintahan Belanda, akhirnya beliau diberhentikan sebagai dokter pemerintahan. Hal tersebut membuat beliau semakin intens melakukan perjuangan, dengan sepenuh hati memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.




Soekarno mendirikan organisasi PUTERA ynag berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.Ia jugalah yang akhirnya dipercaya untuk menjadi presiden pertama Indonesia









 Mohammad Hatta aktif dalam berbagai organisasi seperti Indische Vereeniging dan Club Pendidikan Nasional Indonesia. Ia pun menjadi wakil presiden pertama Indonesia yang berjuang bersama Soekarno untuk terus memajukan Indonesia






Wahid Hasyim adalah putra Hasyim Ashari, pelopor dan pendiri NU (Nahdatul Ulama). Tujuan NU adalah memecahkan berbagai persoalan umat Islam baik dalam hal Agama maupun kehidupan di masyarakat.








Samanhudi mendirikan Serikat Dagang Islam (SDI) di Solo pada tahun 1911. SDI bertujuan menghidupkan perekonomian para pedagang Indonesia dan membantu anggotanya yang mengalami kesulitan.








Abdul Muis mempengaruhi tokoh-tokoh Belanda agar di Indonesia didirikan sekolah Teknik. Beberapa tahun kemudian akhirnya di Bandung didirikan Technische Hooge School yang sekarang dikenal dengan nama Institut Teknologi Bandung (ITB)




   KH.Agus Salim mengawali karir politiknya di SI, lalu bergabung dnegan HOS Tjokroaminoto dan Abdul Muis pada tahun 1915.












Sutan Syahrir merupakan salah satu penggerak pensetusnya sumpah pemuda.Ia juga bergabung dnegan organisasi Perhimpunan Indonesia (PI) pada tahun 1930.Selanjutnya ia pun bergabung dengan dengan PNI baru yang awalnya sempat dibubarkan oleh pemerintah Hindia Belanda

Komentar

Postingan populer dari blog ini